sendal jepit diantara high heels


aku mungkin berdiri di tepi jaman, dengan sendal jepiku aku bisa bertahan diatara beribu high heels
cukup unik cukup aneh tapi membuat itu bersemangat, aku berbeda dari yang lain
aku bukan wanita rapi bergaun dan senyum angkuh dipipinya...aku berjalan apa adanya dengan kehidupanku

kota jakarta kota metropolitan, banyak dijumpai wanita-wanita berpenampilan menarik dengan topeng-topeng yang menyelimuti keseharian mereka, kadang mereka terlihat baik tapi hatinya membusuk...
aku wanita yang luar biasa tapi bukan luar biasa yang menarik atau luar biasa cantik, tapi lebih keluar iasa yang biasa-biasa saja..

sendal jepit diantara high heels...peredaan yang sangat mencolok, andai saja aku bisa berharap kalau sendal jepitku lebih dipandang dan dihargai lebih dari high heels itu..

aku lebih menghargai pengemis dibanding pria berdasi dan wanita bergaun yang penuh kepura-puraan

aku bisa saja menghargai seseorang ketika orang itu memandangku dengan mata terbuka bukan dari tampilan luarku saja...ketika orang itu bisa menghargai apa yang aku lakukan dan orang sekitarnya lakukan...kkarena ia harus tau bahwa ia hidup bukan sendiri, masih banyak orang diluaran sana yang mungkin dia tidak pernah tau bagaimana kehidupannya

benci juga dengan orang-orang yang merasa bahwa dirinya adalah segalanya, bahwa dirinya yang paling tau, bahwa dirinya mampu melakukan apapun dengan uang, harta, jabatan, kecantikan dll

sebenarnya mereka kosong, mereka gak punya apa-apa, dan mereka bukan siapa-siapa
mereka hanya memiliki topeng yang kebetulan terlihat baik diluar tapi tetap busuk didalamnya

sendal jepit diantara high heels perbedaan ini menjadikan aku orang yang memiliki sudut pandang yang berbeda dalam kehidupan,
sendal jepit menjadikan aku hidup sebagai orang yang selalu menunduk dan mengerti makna hidup sebenarnya

hidup adalah usaha, hidup adalah jerih payah

mereka bilang aku berbeda, mereka hanya bisa bicara
justu merekalah yang tidak mengerti apa yang aku lakukan karena kebodhan dan kebutaan mata hati mereka sendiri
ketika mereka sadar dan terbangun maka merekalah yang menyesal...

sendal jepit diantara high heels

p.s. tulisan di atas adalah salah satu kutipan novel ku yang berjudul dunia jasmine yang masih dalam progress

0 Response to sendal jepit diantara high heels

Posting Komentar