oh three rey merahku (part 2)
minggu pagi saat akan ku buka mata ini , mamaku dengan sapaannya masuk kekamar meminjam siputih dan modemnya untuk online facebook, kabarnya hari ini mamaku akan datang diacara reunian teman SDnya..yang kebetulan bertempatan di senayan city (URBAN KITCEN)..
mmm...sudah kutebak, pasti ia memintaku untuk mengantarnya, karena letak kampusku yang bertepatan disamping senayan city...benar saja, setelah ia mendapatkan informasi dari teman-temannya lewat facebok ia pun segera memintaku untuk mandi dan bersiap-siap berangkat
aku pun bergegas mengikuti keinginan mama, meski aku terlihat santai dan lelet mandi(bawaan malas mandi di pagi hari)...adeku meisa sepertinya ogah-ogahan untuk ikut kesana karena sepertinya ia punya acara sendiri untuk pulang kebandung siang ini...wajah cemberut isa membuatku sangat kesal namun aku masih mencoba sabar..
sampai di mobil aku pun menancap gas..kami berangkat dengan sigagah odysse..karena civic lagi sakit dibengkel...tujuan pertama adalah pasar minggu soalnya jemput temen mama (tante ening)...
sampai senayan city,mamaku dan tante ening turun di lobby dan aku kebasement untuk parkir,muka cemberut isa masih saja menghantui setiap langkahku,,aku bertanya "kenapa sih lo?", lama-lama males juga liat si isa dengan behelnya cemberut gitu kaya gak dikasih makan seminggu aja!!
lalu isa menjawab "gw malu liat tas lo,udah gak layak pakai tau"
mendadak hati ku hancur berantakan berkeping tak menentu, gila ternyata dari tadi ia cemberut cuma karena tas three rayku..oh my god!!ku pikir karena ia mau pulang kebandung dan gak mau ikut mama kereuni SDnya
perjalanan dari lantai satu sampai lantai limapun(urban kicten) serasa cukup lama sekali, langkah kami tidak bersamaan, kadang aku didepan kadang isa yang didepan, tiadak mau sejajar, entah ia malu jalan denganku yang memakai tas three ray ni!! saaaakkkkkkiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttttttttt ni hati rasanya!!!!!
sedih banget deh ,,satu alasan yang tidak masuk logika, mrah hanya karena aku memakai tas kesayanganku, kalaupun memang buluk kan aku sendiri yang pakai tas itu, lagi pula kalau ada yang menghina dan aku malu , aku juga yang merasakannya, so far orang lain cuek-cuek aja tuh gak ada yang berubah...lagi pula aku sering banget pulang kampus kesenayan city dan menggunakan tas TR, bahkan mungkin tas TR sudah lebih familiar dibanding si isa yang tinggal jauh dibandung dan jarang kesini!!
sampai depan urban kicten...ku suruh isa sms mama, dengan mulut manyunnya ia mengetik sms itu!!aku bilang saja "abis ketemu mama, kita pisah, aku lebih malu jalan dengan orang cemberut seperti kamu dibanding dengan tas buluk three ray ni", ia diam saja seakan tetap tidak menganggapku ada selagi tas ini masih menempel dipunggungku
aku ketemu mama dan minta sedikit bekal untuk jalan keluar, tanpa disangka, siisa ikut dengan mama, dan aku keluar sendiri, ah gak masalah aku masih bisa idup ditemani siputih dan modemnya...
kulangkahkan kaki ini keluar senayan city dan menuju STC yang tepat ada didepannya...McD yang kupilih untuk tempat menunggu dengan secangkir coca cola float,,dibilang sedih ya sangat sedih namun mau dibilang apa lagi!!
emang salah ya kalau kita mencintai suatu barang dan enggan membuangnya, emang salah ya kalau kita selalu memakai tas yang bulukan...???
mmm...sudah kutebak, pasti ia memintaku untuk mengantarnya, karena letak kampusku yang bertepatan disamping senayan city...benar saja, setelah ia mendapatkan informasi dari teman-temannya lewat facebok ia pun segera memintaku untuk mandi dan bersiap-siap berangkat
aku pun bergegas mengikuti keinginan mama, meski aku terlihat santai dan lelet mandi(bawaan malas mandi di pagi hari)...adeku meisa sepertinya ogah-ogahan untuk ikut kesana karena sepertinya ia punya acara sendiri untuk pulang kebandung siang ini...wajah cemberut isa membuatku sangat kesal namun aku masih mencoba sabar..
sampai di mobil aku pun menancap gas..kami berangkat dengan sigagah odysse..karena civic lagi sakit dibengkel...tujuan pertama adalah pasar minggu soalnya jemput temen mama (tante ening)...
sampai senayan city,mamaku dan tante ening turun di lobby dan aku kebasement untuk parkir,muka cemberut isa masih saja menghantui setiap langkahku,,aku bertanya "kenapa sih lo?", lama-lama males juga liat si isa dengan behelnya cemberut gitu kaya gak dikasih makan seminggu aja!!
lalu isa menjawab "gw malu liat tas lo,udah gak layak pakai tau"
mendadak hati ku hancur berantakan berkeping tak menentu, gila ternyata dari tadi ia cemberut cuma karena tas three rayku..oh my god!!ku pikir karena ia mau pulang kebandung dan gak mau ikut mama kereuni SDnya
perjalanan dari lantai satu sampai lantai limapun(urban kicten) serasa cukup lama sekali, langkah kami tidak bersamaan, kadang aku didepan kadang isa yang didepan, tiadak mau sejajar, entah ia malu jalan denganku yang memakai tas three ray ni!! saaaakkkkkkiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttttttttt ni hati rasanya!!!!!
sedih banget deh ,,satu alasan yang tidak masuk logika, mrah hanya karena aku memakai tas kesayanganku, kalaupun memang buluk kan aku sendiri yang pakai tas itu, lagi pula kalau ada yang menghina dan aku malu , aku juga yang merasakannya, so far orang lain cuek-cuek aja tuh gak ada yang berubah...lagi pula aku sering banget pulang kampus kesenayan city dan menggunakan tas TR, bahkan mungkin tas TR sudah lebih familiar dibanding si isa yang tinggal jauh dibandung dan jarang kesini!!sampai depan urban kicten...ku suruh isa sms mama, dengan mulut manyunnya ia mengetik sms itu!!aku bilang saja "abis ketemu mama, kita pisah, aku lebih malu jalan dengan orang cemberut seperti kamu dibanding dengan tas buluk three ray ni", ia diam saja seakan tetap tidak menganggapku ada selagi tas ini masih menempel dipunggungku
aku ketemu mama dan minta sedikit bekal untuk jalan keluar, tanpa disangka, siisa ikut dengan mama, dan aku keluar sendiri, ah gak masalah aku masih bisa idup ditemani siputih dan modemnya...
kulangkahkan kaki ini keluar senayan city dan menuju STC yang tepat ada didepannya...McD yang kupilih untuk tempat menunggu dengan secangkir coca cola float,,dibilang sedih ya sangat sedih namun mau dibilang apa lagi!!
emang salah ya kalau kita mencintai suatu barang dan enggan membuangnya, emang salah ya kalau kita selalu memakai tas yang bulukan...???
0 Response to oh three rey merahku (part 2)
Posting Komentar