BABAK BARU HIDUP GILANG
leh : nabilla f. a.
aku gilang adalah pria yang memiliki cerita hidup yang sama dengan pria seumurku lainnnya,,namun hidup ku mengalami babak baru setelah usiaku yang menginjang 27 tahun.
ini kisah ku ceritaku dan sekaligus babak gelap dalam hidupku..
sebuah kisah yang bermula dari indahnya cinta hingga mencapai kebohongan yang harus kutelan sendiri pada akhirnya...
mungkin ketika itu cintaku tertumpu pada wanita yang mendustai dirinya, dan aku hanya menjadi diriku yang menerima kekurangan dan kelebihan yang mereka miliki...bukan pasrah tapi mencoba berjuang demi kisah ku
bermula dengan kisahku yang mencintai wanita desa,kekecewa timbul setelah mengetahui bahwa selama ini wanita yang aku pacari adalah janda beranak 2, jika dari awal aku mengetahuinya mungkin saat ini aku tidak akan memiliki rasa terhadapnya, namun keterlanjuran ini kuputuskan segera agar tidak berkepanjangan mengisi ruang hidup ini...
sebenarnya memang tidak ada salahnya aku memacari janda beranak dua, hanya saja aku belum siap kalau harus menanggung biaya 3 orang sekaligus.
rasa sakit itu belum kering, dipertemukanlah aku dengan wanita yang diatas umurku setahun, ia meraih jemariku yang menutupi luka hati menatap seakan ia dapat mengobatinya,,setiap rangkulan dan janji manis membuatku percaya bahwa ia seutuhnya milikku, dan kubuang lah kenangan manis bersama janda 2 anak lalu, seakan menemukan secerca cahaya diantara ruang gelap hati ini, agnes menawarkan keajaiban dalam hidupku..she says love me very much.
ku kokohkan hati membuka lembaran baru bersama agnes, setiap ungkapan dan luapan asmara kuterima. take and give menjadikan kami pasangan termesra menurut versi kami sendiri..
agnes adalah wanita muda yang menurut pandanganku cukup baik, berpendidikan dan mandiri..walau terkadang sapaan manjanya membuat libidoku meninggi tapi agnes memang mempesona,,
dengan tatapannya ia dapat merangkul duniaku, mengobati luka dan melumuri aku dengan rasa cinta..
pria mana yang tidak tergiur dengan molek tubuh dan kasih sayang yang ditebarnya,,aku adalah salah satu pria yang menjadi kelimpungan dibuatnya,ternyata rasa sayangku melebihi logika yang kumiliki...
kenapa logika, pasti muncul pertanyaan dalam benak anda??
pujianku pada wanita ini terus menerus mengalir seakan keburukan yang ia miliki tertutup sudah,, meski ditengan perjalanan cinta aku mengetahui bahwa ia bukanlah milikku seutuhnya karena pria berbadan besar ada dan menantinya dirumah (sang suami).
keterlambatan mengatahui kebohongan agnes tetap menutup mataku,seakan yang ia lakukan selalu benar dimataku, namun hatiku menjerit menangis,,cintaku terlalu besar untuk dilepaskan, kasih ini sudah terkukuhkan untuk ia semata,,
harus aku terima dia adalah wanita bersuami,tapi tak dipungkiri kisahku masuk pada bagian yang tak pernah ku banyangkan sebelumnya "perselingkuhan"
aku hanya bisa menatap bodohnya diriku saat itu yang hanya membuat cinta ini menjadi alat tuk menyangga egoisku..
menjadi perbincangan diantara teman-teman sudah lumrah, apalagi harus berhadapan dengan ribetnya norma-norma ketimuran,,kurasa itu sudah tidak berfungsi lagi saat bersamanya.
aku tidak pernah peduli dengan kata orang lain yang ku fokuskan adalah hubunganku bersama agnes yang sudah pasti berada dijalan salah.
penolakan terhadap diriku dan terhadap dirinya dilingkungan terdekat masing-masing terus bergulir,semakin bergulir semakin masa bodo dengan semua,
entah apa yang menutup mataku saat itu, aku menjadi boneka sekaligus budak cinta,,
hingga harus terjerumus pada situasi yang cukup rumit hati logika dan norma berseteru mencari minatnya, tapi aku hanya bisa diam munggu dan membiarkan waktu yang menjawab semua, ,
ketika tekanan itu semakin berat,, kaki kaki priaku tidak mampu lagi menopangnya
aku terbangun dari mimpi kisah indahku bersama agnes..
aku sadar bahwa agnes bukan lah milikku dan bukan untukku
perpisahan ini membuatku harus meneteskan air mata dihati karena begitu besar perhatian dan kasih sayang didalam jalinan asmara kami.
logika ku pun akhirnya bermain, jika dia adalah milik orang lain maka sudah pasti aku akan menjadi pria hitam yang melamun. meski memaksa, aku bukan lah pria yang dapat menjadikan nya ratu istanaku,sedangkan suaminya adalah pria dewasa mapan dan bertanggung jawab.
tapi memang dasar cinta.....meski aku memberikan penjelasan rinci, tetap saja agnes bersikukuh untuk menjadikan dirinya sebagai kekasihku.malah sempat terlontar dari kedua mulutnya bahwa ia akan menceraikan suaminya dan memilih aku sebagai pengganti...
logikaku bermain kembali,,ku jawab dengan gaya santaiku "ambil paitnya agnes, jika aku mulai membosankan seperti suamimu, apakah kau akan meningalkanku juga?", ia hanya bisa diam dan menunduk, diamnya mengisyaratkan bahwa ia sedang berdiri dijalur salah.
akhirnya kamipun memutuskan untuk berjalan masih-masing...
kisahku tidak berhenti sampai disitu,,ketika keterpurukan menyelimuti ku, dan aku sedang kembali menata kepercayaan pada wanita, muncul lah seorang yang sangat biasa dan sederhana,,kupikir ketertarikanku terhadapnya hampir tidak ada, karena gaya cuek dan tomboy yang selalu terpancar membuatku sedikit berpandangan miris...
dia adalah ganes, seorang wanita biasa yang menurutku cantik namun dirinya tidak bisa merawat diri dalam arti cuek setengah mati..ganes masih mahasiswi di salah satu universitas dijakarta, ia sangat berbeda dari wanita seumurnya yang kebanyakan lebih memilih penampilan dibanding otaknya..
pada awalnya aku banyak memberikan ultimatum agar ganes merubah gaya cuek dan tomboynya itu namun ganes menawarkanku hubungan yang berbeda, perbedaan umurnya yang cukup jauh denganku menambah harmonis hubungan kami, mungkin memang dia lebih muda dari ku 6 tahun tapi pola pikir dan gaya bicaranya sepuluh tahun lebih tua, aku bahkan tidak merasa digurui olehnya....itu yang membuatku melihat ganes semakin hari semakin menarik ...
tadinya kufikir aku tidak dapat menemukan kisah baru dan hanya berputar dilingkaran kebohongan wanita, tapi akhirnya aku menemukan kisah baru, babak hidup baru yang bersih dan penuh cinta...
aku sayang pada ganes meski agnes terus menerorku dengan gaya manjanya lewat telepon hinnga menggodaku untuk kembali padanya, aku putuskan untuk tidak bermain2 lagi dengan hubungan dan ku putuskan pula untuk mencintai ganes apa adanya....
saat ini lah akan ku mulai sebuah babak baru hidupku...