caption pemulung cilik bantar gebang


Bekasi, 17/11 dua pemulung cilik beristirahat dengan atap yang terbuat dari sisa-sisa baliho iklan, biasanya mereka duduk-duduk menunggu aplusan kerja sebagai pemulung bantar gebang, karena begitu banyak warga sekitar yang menekuni profesi ini, sehingga jam kerja merekapun haris di bagi-bagi. (foto:nabilla)

Bekasi 17/11,  dari puncak bukit sampah Bantar gebang seorang pemulung cilik disela jam kerjanya menatap alat berat sambil melahap buah mangga yang ada ditangan kirinya. (foto:nabilla)

Bekasi17/11, bau yang menyengat tidak menghalangi pemulung cilik menikmati masa kana-kanaknya dengan memainkan petak umpet diantara tumpukan sampah yang menggunung. (foto:nabilla)

Bekasi 17/11, abdul pemulung cilik yang menapat kearah truk sampah yang datang, ia harus tetap memilah sampah mana yang dapat dia manfaatkan dan sampah mana yang tidak berguna, hal ini dilakukan juga oleh pemulung lain sehingga tidak semua sampah diangkut ke tong-tong rotam mereka. (foto:nabilla)

Bekasi 17/11, abdul terlihat putus asa diantara pemulung-pemulung lain berebut mencari sampah karena sampah yang ia cari tidak ia temukan, kembali ia harus menunggu truk lain yang membawa sampah yang ia butuhkan. (foto: nabilla)

Bekasi 17/11, sampah- sampah yang bermuara ke Bantar gebang adalah surga bagi pemulung, kebersihan bukanlah lagi prioritas bagi mereka, ada kurang lebih 500 truk / harinya yang datang kebantar gebang dengan luas 1012 h tersebut, beginilah wajah sampah di indonesia khususnya di jabodetabek. (foto:nabilla)

0 Response to caption pemulung cilik bantar gebang

Posting Komentar