silaturahmi tanpa kata
hari ini orang tuaku mengajak silaturahmi kesalah satu orang yang telah membuat kekacauan dalam hidupku, penolakan besar-besaran dalam hatiku, lebih baik tertimpa seribu ton besi dari pada harus mengunjunginya!! aku bukan orang munafik yang tersenyum simpul dengan hati menggumam...akan slalu kutunjukan apa yang kurasakan
tapi orang tuaku memaksa dengan nada kencang dan mengungkit klo aku tidak bisa bersosialisasi,ku jawab, "aku bukan tidak bisa bersosialisasi, aku hanya malas, lagi pula aku lebih senang bersosialisasi dengan orang-orang yang tidak ikut campur urusan orang lain dan tidak munafik dg keadaan"
dulunya aku dengan orang ini baik-baik saja dan aku menghormatinya karena ia adalah teman mamaku,namun apa yang ia lakukan,,mencampuri urusanku dengan pacarku yang dulu (skrng udah jadi mantan), dan melaporkannya ke mamaku hingga mamaku marah dan menangis padaku, sungguh perbuatan yang pengecut banget, memperkeruh hubunganku, mulai detik itu dia bukan siapa-siapa lagi
kembali pada orangtuaku tadi...samapai aku berfikir bila harus terpaksa masuk kerumah itu, aku akan membuat onar didalam, entah itu kutumpahkan teh yang dihidangkat, atau kupecahkan salah satu toples mahal miliknya,hahaha...tapi ternyata orang tuaku mengerti dan mereka berhenti memaksaku lagi,,tapi aku disuruh duduk dibelakang, WHAT!!tunggu dulu ,maksudnya apa??biar aku tidak terlihat kah?! dan bila nanti ia bertanya "sama sapa" tidak harus menjawabbahwa ada aku salah satu anaknya berada dalam mobil tidak mau turun dan menyapanya..
baiklah lelucon sudah dimulai,,kuturuti kemauan orang tuaku, tapi ketika mereka berpaling, kupindahkan tubuh berat ini kedepan dan kucoba nyalakan lampu agar terlihat keberadaanku,,
ternyata orang itu tidak ada dirumah,mmm...bagus lah klo begitu, meski aku sudah susah payah mencoba menghilang ternyata orang itu belum di ijinkan Allah SWT bertemu dengan ku,,mungkin Allah SWT tau klo aku sampai dipertemukan bukan hanya hati ini yang sakit karena ulahnya dulu, tapi juga tingkah uring-uringanku kan meledak,,makasih ya Allah ^_^
aku sangat menyukai silaturahmi, dengan tradisi dari pintu ke pintu, namun sepertinya kali ini aku merasa seperti akan melangkah kerumah srigala berbulu domba!!!
ya ya ya ..memang itu hidup harus ada naik turunnya...fiuh!!
masih susah ikhlas memaafkan orang apa lagi kalau orangnya gak minta maaf..grrrrrrhhh....
tapi orang tuaku memaksa dengan nada kencang dan mengungkit klo aku tidak bisa bersosialisasi,ku jawab, "aku bukan tidak bisa bersosialisasi, aku hanya malas, lagi pula aku lebih senang bersosialisasi dengan orang-orang yang tidak ikut campur urusan orang lain dan tidak munafik dg keadaan"
dulunya aku dengan orang ini baik-baik saja dan aku menghormatinya karena ia adalah teman mamaku,namun apa yang ia lakukan,,mencampuri urusanku dengan pacarku yang dulu (skrng udah jadi mantan), dan melaporkannya ke mamaku hingga mamaku marah dan menangis padaku, sungguh perbuatan yang pengecut banget, memperkeruh hubunganku, mulai detik itu dia bukan siapa-siapa lagi
kembali pada orangtuaku tadi...samapai aku berfikir bila harus terpaksa masuk kerumah itu, aku akan membuat onar didalam, entah itu kutumpahkan teh yang dihidangkat, atau kupecahkan salah satu toples mahal miliknya,hahaha...tapi ternyata orang tuaku mengerti dan mereka berhenti memaksaku lagi,,tapi aku disuruh duduk dibelakang, WHAT!!tunggu dulu ,maksudnya apa??biar aku tidak terlihat kah?! dan bila nanti ia bertanya "sama sapa" tidak harus menjawabbahwa ada aku salah satu anaknya berada dalam mobil tidak mau turun dan menyapanya..
baiklah lelucon sudah dimulai,,kuturuti kemauan orang tuaku, tapi ketika mereka berpaling, kupindahkan tubuh berat ini kedepan dan kucoba nyalakan lampu agar terlihat keberadaanku,,
ternyata orang itu tidak ada dirumah,mmm...bagus lah klo begitu, meski aku sudah susah payah mencoba menghilang ternyata orang itu belum di ijinkan Allah SWT bertemu dengan ku,,mungkin Allah SWT tau klo aku sampai dipertemukan bukan hanya hati ini yang sakit karena ulahnya dulu, tapi juga tingkah uring-uringanku kan meledak,,makasih ya Allah ^_^
aku sangat menyukai silaturahmi, dengan tradisi dari pintu ke pintu, namun sepertinya kali ini aku merasa seperti akan melangkah kerumah srigala berbulu domba!!!
ya ya ya ..memang itu hidup harus ada naik turunnya...fiuh!!
masih susah ikhlas memaafkan orang apa lagi kalau orangnya gak minta maaf..grrrrrrhhh....

0 Response to silaturahmi tanpa kata
Posting Komentar