antara jiwa dewasa dan kanak-kanakku

aku muka menjadi wayang orang-orang isekelilingku, aku cape harus terus dicekoki banyak pikiran
tanpa tau harus berbuat apa, smua ini selama ini aku cuma nol dan gak ada yang bisa diajak kompromi
aku adalah pribadi yang keras tapi akan luluh oleh dirinya, namun biasanya dirinya hanya sibuk dengan dirinya dan tanpa peduli kalo aku adalah wanita keras yang tetap wanita
aku tidaak pernah bahagia engan apa yang aku dapatkan, dan merasa belum berguna sama sekali, sulit menerima realita kalau harus menjadi orang yang general, tidak fokus dan tidak menghasilkan apa-apa
pikiran kanakkanak mencebloskan ku pada sau titik ketetekanan, karena lingkungan menuntukku untuk dewasa, perlu tindakan bukan hanya sebatas pikiran, tapi tindakan juga perlu arah dan bimbingan
entah sampai kapan aku jadi benalu dikehidupan, sulit pahami keadaan hanya menunggu detik kehancuran, biarkan perasaan bermain dengan diri ini, aku kesepian , aku tertekan, hingga nanti aku menghilang..
alhasil jadi sebuah ketegaran bodoh yang menjadi guncingan sesaat
0 Response to antara jiwa dewasa dan kanak-kanakku
Posting Komentar