RUNDOWN ACARA MEDIA VISIT KEMENTRIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK





                  RUNDOWN ACARA 


MEDIA VISIT KEMENTRIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK



              JUMAT, 15 OKTOBER 2010




NO TIME DUTARION DESCRIPTION
1 14:00 10" GMG Executives greeting Ministry at Aryaduta Suites Semanggi
2 14:10 10" Opening Remarks by Shoeb Kagda, Editor in Chief of Globe Asia
3 14:20 10" Question and Answers
4 14:40 10" Speech by Ibu Linda Amelia Sari Gumelar, SIP
5 14:50 10" Signing MOU between Globe Media Group and Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak
6 15:00















Biro Hukum dan Humas





































Pengabdian, Ilmu dan cinta VS Harta Benda


pembendaharaan kata yang cukup rumit..karena masing-masing memiliki kenikmatan sekaligus penderitaan...
jika kita berpegangan pada pengandian, ilmu dan cinta (kel 1)
maka keabadian sudah barang tentu akan dirasa....karena:
pengabdian: akan selalu menemani disetiap hari dengan kesadaran yang cukup tinggi
Ilmu : takan pernah lekang dimakan waktu..
cinta : real love yang tidak pernah mencintai karena ada apanya tetapi apa adanya..

Harta dan benda (kel 2)
Harta : anda akan mendapatkan segalanya, namun tidak dengan ilmu maka habis seketika...
benda : anda memiliki segalanya, jika tidak dengan cinta dan pengabdian, segalanya akan lenyap oleh keserakahan anda pula...

lebih memilih jalan hidup mana kah anda?? kel 1 atau kel 2
pikirkan baik-baik...olah dengan otak anda...lebih condong dan pantas manakah kehidupan anda saat ini??

kaum pria dan kewajibannya


apa itu cinta, masih ada cinta yang menjungjung rasa respect , kasih sayang tampa embel dibelakangnya...??!!
sebuah petanyaan besar untk aku yang sudah mencobanya...
bukan subjektive..tapi ini real, wanita selalu dirugikan baik dalam segi fisik , materi, waktu, dll

kenapa pria kini harus banyak lebih menuntut dari pada wanita, sedangkan wanita bekerja keras mewujudkannya, padahal ia pun masih memiliki sejuta mimpi...dunia sudah mulai terbalik.

tuntutan materil dan non materil menjadi sebuah simbol kekuasaan kaum pria saat ini, bukan menjelekannya, namn ada pula segelintir yang tidak seperti itu...

jika maksud hati ingin merubah kehidupan dan garis nasib yang lurus-lurus saja, bukan dengan cara menekan setiap wanita secara psikologis.fatal akibatnya
karena yang saya tau yang dapat merubah nasib seseorang adalah diri sendiri bukan atas apa yang orang lain berikan untuk dirinya.

ada yang mengambil contoh Nabi Muhammad menikah dengan Siti Khodijah..hey!! jangan salah sangka, Nabi menikah bukan karena Siti Khodijah yang kaya tapi karena ia Pintar, dan BUKAN masalah perbaikan nasib, karena yang dapat merubah nasib jika orang itu mau berusaha.

rasanya kurang pantas saja seorang pria mencintai wanita karena wanita itu memiliki segalanya...bagai mana kalau tiba2 di tidak punya apa-apa?? atau tidak bisa apa-apa?? apa masih disebut cinta..saya sangat meragukannya??!!

pelajaran hidup selalu mengatakan hal yang sesungguhnya...

kini ada istilah suami takut istri, atau istri yang diperas suami, buat aku semuanya tidak pantas terjadi...
karena yang seharusnya pria dapat menempatkan diri menjadi kepala rumah tangga, dan menafkahi istri lahir dan batin, begitu pula dengan istri yang patuh , dilindungi dan melayani suami
 saya suka dg kalimat yang mengatakan uang suami adalah uang istri dan uang istri adalah uang istri

rasanya saya mulai benci kata EMANSIPASI WANITA, karena itu lah dijadikan kedok atau topeng sembunyinya para pria dari tanggung jawab morilnya,
suami mulai bersembunyi di balik ketiak-ketiak istrinya, dan kembali lagi karena wanita adalah makhluk yang penuh rasa dapat luluh dibuatnya...

saya menulis ini..tidak untuk mempengaruhi, namun sebaiknya para wanita bangkit dan baca alquran (kaji kitab sucimu) cukup jelas disana apa-apa yang harus dan tidak perlu kita kerjakan .

kadang memang tingkal pria sudah kelewat batas, hanya dengan ongkah kaki suruh sana-sini tanpa diimbangi sebuah kewajiban!!
kita sudah tenggelam dilautan tolleransi,,sebab disana muara penyalah gunaan peraturan moral

maka bagi yang belum terlanjur memilih suami, lihat lah tingkah laku dan keimanannya,
saya yakin klo orang yang imannya kuat dan taat beribadah IA PASTI TAU TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SEORANG LELAKI SEJATI!!

and yang jadi masalah sulitnya menemukan pria macam itu sekarang ini, kecuali dirimu mau berubah menjadi baik, karena penggalan ayat alquran ada yang mengatakan "laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik ...." begitu pula sebaliknya.

selamat mencari, selamat memilih..kalau sudah TERLANJUR bertemu pria tersebut...rubah lah ia kearah yang lebih baik, karena manusia adalah makhluk yang belajar...semua dapat dirubah "jangan membiarkan kejahatan didepan mata"